024a4f6f-8984-42f3-8ab9-8099b5f97631.jpg

Sejarah GSJA Gading Serpong

Sejarah Singkat berdirinya Gereja Sidang Jemaat Allah Gading Serpong
Mengulas secara singkat awal berdirinya Gereja Sidang Jemaat Allah Gading serpong, tentunya diawali oleh visi dari gembala sidang yang Tuhan taruh dalam hatinya. Sekitar awal tahun 2000, Pdt. Sukamto melakukan perjalanan mission trip ke Jawa tengah bersama dengan Tim  dari GSJA Batu Tulis Jakarta Pusat,  

 

Kami  menyempatkan untuk berdoa  di Bukit Doa Ungaran,  dengan tujuan meminta Roh kudus supaya meneguhkan dalam perencanaan untuk melakukan pembukaan  gereja di area Tangerang. Visi ini sempat saya sharingkan juga kebeberapa teman dalam tim seperjalanan, memohon supaya didoakan pula.
Sepulangnya dari perjalanan misi ke Jawa tengah, visi yang saya dapatkan kemudian saya sampaikan kepada gembala sidang yakni Pdt. Stefanus Wirawan, rupanya ditanggapi dengan serius. Sesuai dengan berjalannya waktu, selaku gereja induk mempromosikan dan mendoakannya, serta mendukung secara materi.

 

Menindaklanjuti visi perluasan pelayanan, akhirnya  saya dipercayakan untuk mengembangkan Komunitas sel yang ada di wilayah  Tangerang. Dengan demikian saya mendapat dukungan penuh oleh semua anggota Komsel.  Seiringnya dengan waktu yang sedang berjalan, Komsel menjadi bertumbuh baik dan sehat. Merupakan sukacita yang besar bagi saya dan seluruh anggota Komsel,  kemudian merencanakan untuk menyewa Ruko yang beralamat  di jalan Boulevar raya Blok BA 2/49 Gading Serpong.


Hasil keputusan bersama, tepatnya tanggal 3 April 2001 pembukaan gereja baru bisa terwujud dan ditahbiskan oleh Pdt. Jetro Bunjamin yang waktu itu selaku penasehat GSJA Batu Tulis Jakarta Pusat. Gereja Sidang Jemaat Allah Gading Serpong merupakan salah satu cabang dari  GSJA Batu Tulis Jakarta. Hanya oleh kemurahanNya saja, kalau Gereja  ini bisa berdiri dan diberkati secara terus menerus. Selama 3 bulan kami mengawali dengan ibadah raya setiap selasa malam, mengingat anggota Komunitas Sel setiap minggunya masih beribadah di GSJA Batu Tulis.


Komunita Sel yang telah terbentuk waktu itu ada dibeberapa tempat, karena disesuaikan dengan domisili anggota jemaat. Waktu itu dilakukan sebulan 2 kali pertemuan secara bergilir. Adapun tempat-tempat komsel sebagai berikut: Perumahan moderland ( Kel. Trysman Halim & Kel. Ishak Gunawan, serta Kel. Opa Surya Atmaja Gunawan), Villa Melati Mas ( Kel. Rosi S, Kel. Oma Lily, Kel. Suyasim),  Bumi Serpong Damai (Kel. Ernawaty), Lippo Karawaci (Kel. Chandra Gunawan).  Inilah beberapa keluarga yang merupakan cikal bakal jemaat gereja lokal. Atas dedikasi & pengorbanan  yang sepenuhnya dilakukan oleh mereka, sehingga Gereja Tuhan masih berdiri dan tetap berkembang terus menerus.


Oleh anugrah Tuhan, tahun 2006  panitia pengadaan sarana ibadah telah mengambil keputusan untuk membeli sebuah unit Ruko yang terletak di Ruko Voronez, CA 24/18, Jl. Raya Kelapa Puan, Sektor 1D.  Kepanitiaan tersebut di koordinir oleh Bpk. Eviek Gunawan dan team, mereka terus berjuang mengusahakan sampai bisa memiliki gedung gereja sendiri, sehingga sudah tidak lagi menyewa. Melihat dan menyaksikan dengan adanya pertambahan jumlah jemaat, ruangan ibadah sudah tidak bisa menampung lagi, akhirnya gembala dan panitia telah memutuskan untuk memperluas sarana ibadah yang ada. Atas kehendak Tuhan, tahun 2008 Tuhan menganugrahkan kembali 2 unit Ruko,  yang terletak di Ruko Voronez, CA 24/22-23, Jl. Raya Kelapa Puan, Sektor 1D, sebagai gedung utama dalam ibadah raya  yang kita gunakan setiap minggu sampai sekarang ini.
Terpujilah nama Tuhan pencipta langit dan bumi, yang selalu mendengarkan suara pergumulan umatNya di di lading Tuhan.

Telah tercatat pula kronologis kebaktian raya, sebagai berikut:
    April 2001 – Juli 2001            Kebaktian Raya setiap selasa, Pkl. 19.00
    Agustus 2001- Oktober 2001        Kebaktian Raya setiap minggu, Pkl. 17.00
    Nopember 2001- Desember 2002    Kebaktian Raya setiap minggu, Pkl. 08.00
    Januari 2003- sampai saat ini    kebaktian Raya setiap minggu, Pkl. 08.00 & 18.00.

Demikianlah ulasan singkat  Sejarah GSJA Gading Serpong, kiranya bisa mengingatkan kepada generasi-generasi mendatang, bahwa Allah turut bekerja dan menyatakan mujizatnya bagi umatNya yang mengasihi Dia.